Kencong, LAZISNU Jatim
NU Care-LAZISNU PWNU Jatim terus memperkuat Gerakan Koin NU sebagai salah satu upaya membangun kemandirian umat. Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Program Intensifikasi Gerakan Koin NU di Aula PCNU Kencong, Ahad (1/11/2026).
Agenda yang dilaksanakan oleh Koordinator Wilayah (Korwil) 1 NU Care-LAZISNU PWNU Jatim ini mengusung tema “Dari Koin Kecil untuk Kemandirian Umat”. Kegiatan ini menghadirkan Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofii Boenawi.
Rofii menyampaikan, gerakan ini mengajak masyarakat menyisihkan sebagian rezeki melalui uang koin maupun nominal kecil secara rutin. Meskipun jumlahnya relatif kecil, dana yang terkumpul dari banyak orang dapat menjadi sumber daya yang besar untuk mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan umat.
"Koin NU juga menjadi sarana membangun kesadaran bahwa kemandirian organisasi dan masyarakat dapat tumbuh melalui kebiasaan berbagi yang dilakukan secara bersama-sama," ujarnya.
Melalui penghimpunan yang terorganisasi, dana Koin NU dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta kegiatan sosial dan kemanusiaan yang menjadi bagian dari khidmah NU kepada masyarakat.
"Gerakan ini sekaligus mendorong keterlibatan warga NU dalam pengelolaan dana sosial secara berkelanjutan," ucap pria yang juga Sekretaris LAZISNU PWNU Jatim ini.
Dirinya menyebutkan, program intensifikasi Gerakan Koin NU juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola penghimpunan dan pendistribusian dana oleh NU Care-LAZISNU Jatim.
Dalam pelaksanaannya, penghimpunan Koin NU dilakukan melalui jaringan pengurus NU, lembaga, badan otonom, serta masyarakat di tingkat ranting hingga cabang. Warga dapat menyisihkan uang koin atau nominal lainnya melalui kotak Koin NU yang dikelola oleh petugas atau pengurus setempat.
"Dana yang terkumpul kemudian dihimpun dan disetorkan melalui mekanisme pengelolaan NU Care-LAZISNU di tingkat terkait," terangnya.
Selanjutnya, NU Care-LAZISNU melakukan pendistribusian dana berdasarkan kebutuhan program dan masyarakat penerima manfaat. Penyaluran dapat diarahkan untuk berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Melalui pengelolaan yang terorganisasi, Gerakan Koin NU diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan penghimpunan dana, tetapi juga menjadi kekuatan bersama dalam membangun kemandirian umat," pungkasnya.