Sekolah Islam Shafta Surabaya menyalurkan donasi untuk membantu korban bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui NU Care-LAZISNU Jatim, Kamis (8/10/2026). Penyaluran donasi diserahkan oleh perwakilan siswa SMP dan SMA Islam Shafta Surabaya kepada tim dari NU Care-LAZISNU Jatim, M Risal Syarifuddin. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sekolah Islam Shafta atas kepercayaan yang diberikan kepada NU Care-LAZISNU Jatim untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan tersebut.
NU Care-LAZISNU Jatim kembali menghadirkan program pemberdayaan ekonomi umat melalui Pelatihan Vokasi Santri bidang Teknisi Air Conditioner (AC). Program yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri 2026 ini ditujukan bagi kader NU dan alumni pesantren di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Pendaftaran dan seleksi peserta Pelatihan Vokasi Santri Teknisi AC berlangsung pada 6–17 Oktober 2026. Pelaksanaan pelatihan dijadwalkan pada 25 Oktober 2026 di Aula Kantor PWNU Jatim.
Sejumlah korban terdampak bencana gempa bumi di Flores, NTT hingga kini masih tinggal di tenda pengungsian. NU Peduli pun menyalurkan bantuan berupa 1.000 porsi makanan siap saji kepada warga terdampak. Ketua Satgas NU Peduli NTT, Ajhar Jowe, menjelaskan bahwa penyaluran makanan siap saji dilakukan karena masih banyak warga yang bertahan di tenda, baik tenda yang didirikan secara mandiri maupun tenda pengungsian. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka harus memasak bersama di dapur darurat.
NU Care-LAZISNU Jatim menerima donasi sebesar Rp32 juta dari LAZIS Khadijah Surabaya untuk membantu korban gempa bumi di Flores, NTT. Penyerahan donasi berlangsung di Meeting Room Yayasan Khadijah Surabaya, Jalan A Yani Nomor 2-4, Kota Surabaya, Jumat (2/10/2026). Donasi diserahkan Ketua LAZIS Khadijah Surabaya, Hj Yulia Isti'anah, didampingi jajaran pengurus lainnya. Tim Fundraising NU Care-LAZISNU Jatim, Friska Febriana, menyampaikan apresiasi kepada LAZIS Khadijah atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan melalui donasi tersebut.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur menggelar Pelatihan Manajemen Bencana yang terlaksana atas kerja sama NU Care-LAZISNU PBNU dan Shenzhen Rescue Volunteers Federation (SRVF) China. Di Jawa Timur, kolaborasi program Community Emergency Response Partnership (CERP) ini dilaksanakan di tiga titik, yakni di Kabupaten Lamongan pada Selasa (22/9/2026), di Kota Surabaya pada Rabu (23/9/2026), dan di Lumajang pada Kamis (24/9/2026). Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofii Boenawi, menyampaikan bahwa kehadiran Nahdlatul Ulama dalam hal kebencanaan dilakukan secara kontinu, mulai dari sebelum hingga pasca bencana.
Laporan Keuangan LAZISNU Jatim tahun 2025 meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan audit keuangan independen yang dilakukan oleh KAP Moh Wildan & Adi Darmawan. Bendahara LAZISNU Jatim, H Tamsil Ainnur Rizal, menyampaikan syukur atas hasil audit yang mendapat opini WTP. Menurutnya, WTP bukan sekadar predikat dalam laporan keuangan, akan tetapi sebagai ikhtiar menjaga amanah umat. "Setiap rupiah yang dititipkan kepada kita harus dapat dicatat, dipertanggungjawabkan, dan dibuktikan manfaatnya," ujarnya, Selasa (01/9/2026).





