NU Care-LAZISNU Jatim terus melakukan konsolidasi demi mewujudkan Intensifikasi Gerakan Koin NU di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Di antaranya di Kantor PCNU Bondowoso, Ahad (23/8/2026). Direktur NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofii Boenawi, mengatakan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Maret 2026. Menurutnya, pengawasan pelaksanaan intensifikasi Gerakan Koin NU dilakukan langsung oleh LAZISNU Jatim.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur mengajak masyarakat luas memperkuat solidaritas kemanusiaan dan membangun kepedulian dengan membantu warga terdampak gempa bumi di Flores, NTT. Dampak gempa menimbulkan korban jiwa serta kerusakan sejumlah fasilitas umum di berbagai wilayah. Wakil Ketua LAZISNU Jatim, Muhammad Su'eb, mengatakan bencana gempa Flores menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat. “Mari kita bersama-sama membantu sesuai kemampuan masing-masing. Bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi masyarakat yang sedang membutuhkan,” ujarnya.
Ketua LAZISNU PWNU Jatim, H A Afif Amrullah, M.EI, resmi dilantik sebagai Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur periode 2026–2031 oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pelantikan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (9/8/2026) malam. Pengangkatan ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/508/013/2026 tentang Pengangkatan Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur 2026–2031, tertanggal 4 Agustus 2026. menempatkan tiga prinsip sebagai fondasi pendistribusian zakat, yakni aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. Menurutnya, kepatuhan syariah harus berjalan bersama tata kelola dan regulasi yang baik.
NU Care-LAZISNU PBNU menyalurkan sejumlah bantuan di Komunitas Tanoker, Ledokombo, Jember, Jumat (07/08/2026). Di antara bantuan itu, meliputi, santunan anak yatim, dhuafa, anak dengan disabilitas, serta insentif guru dan pendamping komunitas. Kegiatan itu dihadiri oleh Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU Riri Khariroh, Anggota LAZISNU PBNU H Misbahus Salam, Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU PWNU Jatim M Risal Syarifuddin, dan lainnya. H Misbahus Salam menyampaikan, penyaluran santunan merupakan bagian dari program filantropi yang dijalankan LAZISNU PBNU melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
NU Care-LAZISNU Jawa Timur kembali membuka kesempatan bagi generasi muda yang ingin menghafalkan Al-Qur'an melalui Program Beasiswa Santri Tahfidz 2026. Program ini diselenggarakan bekerja sama dengan Pondok Pesantren Manbaul Ulum Malang. Program ini resmi dibuka mulai 3 Agustus 2026 dan kuota terbatas untuk sembilan orang. Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofi'i Boenawi, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen LAZISNU dalam memperluas akses pendidikan keagamaan bagi masyarakat, sekaligus menyiapkan kader-kader penghafal Al-Qur'an yang mampu memberikan manfaat bagi umat.
NU Care-LAZISNU Jatim menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan kepada Zulfa Syauqiyyatuz Zahra, warga Dinoyo Lor, Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. Zulfa hidup serba keterbatasan. Ayahnya merupakan seorang penyandang disabilitas sejak lahir, yang dalam kesehariannya harus dibantu alat kruk untuk berjalan. Meski demikian, tekadnya melanjutkan pendidikan anaknya ke perguruan tinggi cukup besar. "NU Care-LAZISNU Jawa Timur selama ini memang berkomitmen mendukung anak-anak yang memiliki semangat belajar, tetapi terkendala biaya," ujar Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jawa Timur, M Risal Syarifuddin.





