Laporan Keuangan LAZISNU Jatim tahun 2025 meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan audit keuangan independen yang dilakukan oleh KAP Moh Wildan & Adi Darmawan. Bendahara LAZISNU Jatim, H Tamsil Ainnur Rizal, menyampaikan syukur atas hasil audit yang mendapat opini WTP. Menurutnya, WTP bukan sekadar predikat dalam laporan keuangan, akan tetapi sebagai ikhtiar menjaga amanah umat. "Setiap rupiah yang dititipkan kepada kita harus dapat dicatat, dipertanggungjawabkan, dan dibuktikan manfaatnya," ujarnya, Selasa (01/9/2026).
NU Care-LAZISNU Jawa Timur menyalurkan Bantuan Modal Usaha Produktif Bergulir senilai Rp150 juta kepada LAZISNU Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Jawa Timur yang mengikuti program intensifikasi Gerakan Koin NU. Bantuan secara simbolis diserahkan saat Konsolidasi Amil se-Jatim di Aula Pondok Pesantren Darul Ulum, Paterongan, Jombang, Ahad (30/8/2026). Program tersebut menjadi bentuk intervensi program LAZISNU Jatim kepada LAZISNU MWCNU yang telah memiliki komitmen atau nota kesepahaman (MoU) dengan LAZISNU Jatim dalam menjalankan intensifikasi gerakan Koin NU.
LAZISNU Jatim terus mendorong penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan ranting. Penguatan tersebut salah satunya dilakukan melalui intensifikasi program Koin NU yang menjadi salah satu program unggulan LAZISNU. Eks Ketua LAZISNU Jatim H A Afif Amrullah, yang mewakili Wakil Ketua LAZISNU Jatim Muhammad Su'eb, mengatakan bahwa acara konsolidasi amil menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus mendapatkan masukan bagi pengembangan LAZISNU Jatim.
NU Care-LAZISNU Jatim terus melakukan konsolidasi demi mewujudkan Intensifikasi Gerakan Koin NU di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Di antaranya di Kantor PCNU Bondowoso, Ahad (23/8/2026). Direktur NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofii Boenawi, mengatakan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Maret 2026. Menurutnya, pengawasan pelaksanaan intensifikasi Gerakan Koin NU dilakukan langsung oleh LAZISNU Jatim.
LAZISNU Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk menggalakkan Gerakan Intensifikasi Koin NU yang diinisiasi oleh NU Care-LAZISNU Jatim. Ketua LAZISNU Pasuruan, Nur Kholis Majid, mengatakkan bahwa koin NU bukan sekadar program pengumpulan infak, melainkan fondasi penting dalam membangun kemandirian organisasi sehingga mampu membiayai berbagai kegiatan keumatan tanpa bergantung kepada pihak lain. "Koin NU adalah kekuatan organisasi, dari sinilah kita membangun kemandirian untuk mendanai kegiatan-kegiatan NU, baik di tingkat ranting, MWCNU, hingga PCNU," ujarnya.
Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diwujudkan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Tuban. Melalui program NU Care Sehat, LAZISNU Tuban kembali memberikan layanan ambulans gratis bagi warga yang membutuhkan transportasi menuju fasilitas kesehatan. Layanan diberikan kepada Nasirudin, warga Dusun Krajan, Desa Lajo Kidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, pada Selasa (4/8/2026). Nasirudin akan menjalani pengobatan akibat kanker usus besar menuju rumah sakit.
- Sebelumnya
- 1
- 2
- Selanjutnya





