NU Care-LAZISNU Jatim terus memperkuat pelaksanaan program Intensifikasi Gerakan Koin NU. Di antaranya melalui sosialisasi program dan penandatangan MoU gerakan di Pondok Pesantren Miftahul Arifin, Wonomerto, Probolinggo, Sabtu (25/7/2026). Dalam acara ini, LAZISNU Probolinggo menetapkan tiga PRNU sebagai pilot project program, yaitu PRNU Kropak, PRNU Pohsangit Kidul, dan PRNU Jorongan. Ketua LAZISNU Probolinggo, Dewi Puspa, menjelaskan bahwa ketiga ranting tersebut akan menerima pendampingan manajemen dan tata kelola keuangan secara intensif yang difasilitasi oleh LAZISNU Jatim.
LAZISNU Kabupaten Probolinggo menggelar Bimtek UPZIS serta Sosialisasi Intensifikasi Gerakan Koin NU di Pondok Pesantren Miftahul Arifin, Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, Sabtu (25/7/2026). Ketua PCNU Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menekankan pentingnya penguatan tata kelola filantropi di tubuh NU. “Mari kita dukung gerakan Koin NU ini. Penggalangan Koin NU ke depannya harus satu pintu dan dilakukan secara bertahap,” ucapnya.
LAZISNU PRNU Sukorejo, Buduran, Sidoarjo berhasil meresmikan Mobil Layanan Umat di Mushala Ar Rohman, Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Ahad (19/7/2026). Mobil layanan umat tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung pelayanan sosial, khususnya membantu warga yang membutuhkan akses transportasi menuju fasilitas kesehatan. Ketua LAZISNU PRNU Sukorejo, M Irfan, menjelaskan bahwa pengadaan mobil layanan umat merupakan buah dari semangat gotong royong masyarakat melalui gerakan Koin NU yang dipadukan dengan dukungan para dermawan.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur gencar melaksanakan program intensifikasi Koin NU. Salah satu LAZISNU di Gresik ditetapkan sebagai pilot project, yaitu LAZISNU PRNU Indro, Sukorejo, dan Gending, di bawah koordinasi LAZISNU MWCNU Kebomas, Gresik. Dari tiga ranting tersebut, LAZISNU PRNU Indro dinilai paling menonjol dalam aspek penghimpunan Koin NU, pentasharufan, serta pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar NU Care-LAZISNU Jatim. Sehingga memperoleh bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Masjid berupa rombong dan modal usaha senilai Rp1,5 juta dari NU Care-LAZISNU Jatim. Bantuan tersebut diperuntukkan kepada Masjid Jami’ Al-Kautsar Indro.
Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama LAZISNU PWNU Jatim menjalin kolaborasi strategis pengembangan Program Koin NU ini melalui pemanfaatan layanan digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang disediakan BSI. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dalam menyalurkan donasi kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. "Kehadiran QRIS BSI memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berdonasi secara cepat, transparan, dan terpercaya," jar Wahsi Prasodjo, Islamic Ecosystem Business Solutions Manager RO XII Surabaya Bali Nusra.
NU Care-LAZISNU Kencong menyerahkan donasi untuk korban bencana di Sumtera dan Aceh tahap 2 melalui LAZISNU Jatim. Penyerahan secara simbolis diterima oleh Wakil Ketua LAZISNU Jatim, H Choirur Roziqin. Sebelumnya, donasi tahap pertama dari LAZISNU Kencong telah disalurkan pada Desember 2025. Ketua LAZISNU Kencong, Ihya Ulumuddin, menyampaikan penyerahan donasi ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.





