LAZISNU Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk menggalakkan Gerakan Intensifikasi Koin NU yang diinisiasi oleh NU Care-LAZISNU Jatim. Ketua LAZISNU Pasuruan, Nur Kholis Majid, mengatakkan bahwa koin NU bukan sekadar program pengumpulan infak, melainkan fondasi penting dalam membangun kemandirian organisasi sehingga mampu membiayai berbagai kegiatan keumatan tanpa bergantung kepada pihak lain. "Koin NU adalah kekuatan organisasi, dari sinilah kita membangun kemandirian untuk mendanai kegiatan-kegiatan NU, baik di tingkat ranting, MWCNU, hingga PCNU," ujarnya.
Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diwujudkan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Tuban. Melalui program NU Care Sehat, LAZISNU Tuban kembali memberikan layanan ambulans gratis bagi warga yang membutuhkan transportasi menuju fasilitas kesehatan. Layanan diberikan kepada Nasirudin, warga Dusun Krajan, Desa Lajo Kidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, pada Selasa (4/8/2026). Nasirudin akan menjalani pengobatan akibat kanker usus besar menuju rumah sakit.
NU Care-LAZISNU PBNU menyalurkan sejumlah bantuan di Komunitas Tanoker, Ledokombo, Jember, Jumat (07/08/2026). Di antara bantuan itu, meliputi, santunan anak yatim, dhuafa, anak dengan disabilitas, serta insentif guru dan pendamping komunitas. Kegiatan itu dihadiri oleh Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU Riri Khariroh, Anggota LAZISNU PBNU H Misbahus Salam, Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU PWNU Jatim M Risal Syarifuddin, dan lainnya. H Misbahus Salam menyampaikan, penyaluran santunan merupakan bagian dari program filantropi yang dijalankan LAZISNU PBNU melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
NU Care-LAZISNU Jawa Timur kembali membuka kesempatan bagi generasi muda yang ingin menghafalkan Al-Qur'an melalui Program Beasiswa Santri Tahfidz 2026. Program ini diselenggarakan bekerja sama dengan Pondok Pesantren Manbaul Ulum Malang. Program ini resmi dibuka mulai 3 Agustus 2026 dan kuota terbatas untuk sembilan orang. Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofi'i Boenawi, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen LAZISNU dalam memperluas akses pendidikan keagamaan bagi masyarakat, sekaligus menyiapkan kader-kader penghafal Al-Qur'an yang mampu memberikan manfaat bagi umat.
NU Care-LAZISNU Jatim menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan kepada Zulfa Syauqiyyatuz Zahra, warga Dinoyo Lor, Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. Zulfa hidup serba keterbatasan. Ayahnya merupakan seorang penyandang disabilitas sejak lahir, yang dalam kesehariannya harus dibantu alat kruk untuk berjalan. Meski demikian, tekadnya melanjutkan pendidikan anaknya ke perguruan tinggi cukup besar. "NU Care-LAZISNU Jawa Timur selama ini memang berkomitmen mendukung anak-anak yang memiliki semangat belajar, tetapi terkendala biaya," ujar Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jawa Timur, M Risal Syarifuddin.
LAZISNU Jatim melaksanakan silaturahim bersama NU Care-LAZISNU se-Tapal Kuda di Banyuwangi, Ahad (26/07/2026). Acara ini membahas sejumlah hal, di antaranya optimalisasi pengelolaan zakat produktif hingga layanan digital. Hadir dalam acara perwakilan NU Care-LAZISNU di wilayah Tapal Kuda, meliputi Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, Kencong, Lumajang, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, dan Kraksaan. Sekretaris LAZISNU Jatim, Moch Rofi'i Boenawi, menilai konsolidasi rutin menjadi instrumen penting untuk menyamakan arah pengembangan organisasi.





