Direktur Eksekutif LAZISNU PBNU Riri Khariroh melihat semangat keluarga besar LAZISNU di berbagai daerah untuk terus memajukan organisasi sebagai lembaga filantropi. Menurutnya, pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki potensi besar untuk membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Riri mengatakan, esensi gerakan LAZISNU tidak hanya terletak pada penghimpunan dan penyaluran dana ZIS, tetapi juga pada upaya membangun kepedulian serta solidaritas sosial di tengah masyarakat. "Saya melihat semangat LAZISNU di dunia untuk memajukan organisasi sebagai lembaga filantropi," katanya pada acara Konsolidasi Amil se-Jatim di aula lantai 3 Pondok Pesantren Darul Ulum, Paterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026).
NU Care-LAZISNU Jatim menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan kepada Zulfa Syauqiyyatuz Zahra, warga Dinoyo Lor, Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. Zulfa hidup serba keterbatasan. Ayahnya merupakan seorang penyandang disabilitas sejak lahir, yang dalam kesehariannya harus dibantu alat kruk untuk berjalan. Meski demikian, tekadnya melanjutkan pendidikan anaknya ke perguruan tinggi cukup besar. "NU Care-LAZISNU Jawa Timur selama ini memang berkomitmen mendukung anak-anak yang memiliki semangat belajar, tetapi terkendala biaya," ujar Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jawa Timur, M Risal Syarifuddin.
NU Care-LAZISNU Jatim terus memperkuat pelaksanaan program Intensifikasi Gerakan Koin NU. Di antaranya melalui sosialisasi program dan penandatangan MoU gerakan di Pondok Pesantren Miftahul Arifin, Wonomerto, Probolinggo, Sabtu (25/7/2026). Dalam acara ini, LAZISNU Probolinggo menetapkan tiga PRNU sebagai pilot project program, yaitu PRNU Kropak, PRNU Pohsangit Kidul, dan PRNU Jorongan. Ketua LAZISNU Probolinggo, Dewi Puspa, menjelaskan bahwa ketiga ranting tersebut akan menerima pendampingan manajemen dan tata kelola keuangan secara intensif yang difasilitasi oleh LAZISNU Jatim.
NU Care–LAZISNU Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui salah satu pilar program NU Care Cerdas. Mereka menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa-siswi kurang mampu di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan, Ahad (10/05/2026). "Ini kami lakukan karena pendidikan menjadi salah satu fokus penting dalam gerakan pemberdayaan umat," ujar Ketua LAZISNU Pasuruan, Nur Kholis Majid, Rabu (13/05/2026).
Momentum Hari Kartini dimanfaatkan NU Care-LAZISNU Jawa Timur untuk menghadirkan kepedulian di bidang pendidikan. Melalui program beasiswa, LAZISNU Jatim membebaskan tunggakan biaya pendidikan seorang siswi di SMK YPM Taman Sidoarjo. “Yuliana tinggal bersama ibunya dan menghadapi keterbatasan ekonomi yang berdampak pada keberlangsungan pendidikannya,” ujar Manajer Distribusi NU Care-LAZISNU Jatim, M Rizal Syarifuddin, di sela penyaluran beasiswa dhuafa, Selasa (21/04/2026).
UPZIS LAZISNU Jumputrejo, Sukodono, Sidoarjo melaksanakan santunan anak yatim, dhuafa, dan disabilitas di Balai Desa Jumputrejo, Ahad (01/03/2026). Kegiatan ini menyarsar 135 anak yatim piatu, dhuafa, dan penyandang disabilitas se-Desa Jumputrejo. Ketua UPZIS LAZISNU Jumputrejo, Bahrul Ulum, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan. Dana kegiatan bersumber dari perolehan Koin NU yang tersebar di wilayah Desa Jumputrejo.
- Sebelumnya
- 1
- 2
- Selanjutnya





