Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Bungkal, Ponorogo mengalami kekeringan sejak beberapa hari terakhir. Di antara daerah terdampak kekeringan ialah Dukuh Bungur, Desa Munggu, dengan sekitar 60 KK atau 165 jiwa, serta Dukuh Klatakan, Desa Belang, yang tercatat sekitar 21 KK atau 60 jiwa terdampak kekeringan. Untuk itu, NU Peduli Ponorogo melalui NU Care-LAZISNU dan LPBINU bergerak menyalurkan bantuan di dua daerah tersebut. Sedikitnya, dua truk tangki berisi air bersih dengan total 5.000 liter disalurkan kepada warga.
PCNU Kota Surabaya melalui NU Care-LAZISNU menggandeng BPJS Ketenagakerjaan dalam program perlindungan bagi penerima bantuan usaha. Kerja sama ditandai dengan penyerahan bantuan rombong usaha sekaligus kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada warga penerima manfaat di Kantor PCNU Kota Surabaya, Jumat (11/9/2026). Sekretaris Bidang Fundraising LAZISNU PCNU Kota Surabaya, Siti Awanah, mengatakan pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari program NU Berdaya. Program ini dirancang untuk mengubah pola pemberian bantuan agar tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan sesaat.
NU Care-LAZISNU Jawa Timur menyalurkan Bantuan Modal Usaha Produktif Bergulir senilai Rp150 juta kepada LAZISNU Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Jawa Timur yang mengikuti program intensifikasi Gerakan Koin NU. Bantuan secara simbolis diserahkan saat Konsolidasi Amil se-Jatim di Aula Pondok Pesantren Darul Ulum, Paterongan, Jombang, Ahad (30/8/2026). Program tersebut menjadi bentuk intervensi program LAZISNU Jatim kepada LAZISNU MWCNU yang telah memiliki komitmen atau nota kesepahaman (MoU) dengan LAZISNU Jatim dalam menjalankan intensifikasi gerakan Koin NU.
Direktur Eksekutif LAZISNU PBNU Riri Khariroh melihat semangat keluarga besar LAZISNU di berbagai daerah untuk terus memajukan organisasi sebagai lembaga filantropi. Menurutnya, pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki potensi besar untuk membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Riri mengatakan, esensi gerakan LAZISNU tidak hanya terletak pada penghimpunan dan penyaluran dana ZIS, tetapi juga pada upaya membangun kepedulian serta solidaritas sosial di tengah masyarakat. "Saya melihat semangat LAZISNU di dunia untuk memajukan organisasi sebagai lembaga filantropi," katanya pada acara Konsolidasi Amil se-Jatim di aula lantai 3 Pondok Pesantren Darul Ulum, Paterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026).
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur H M Ghofirin, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus membangun sinergi dengan berbagai lembaga amil zakat (LAZ) di Jawa Timur, termasuk pula dengan LAZISNU. Sinergi diperlukan agar pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) semakin bermanfaat bagi masyarakat luas. Penegasan itu disampaikan saat sambutan dalam acara Konsolidasi Amil NU Care-LAZISNU se-Jawa Timur di di aula lantai 3 Pondok Pesantren Darul Ulum, Paterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan LAZISNU Jatim untuk memeriahkan Muktamar ke-35 NU.
Tabuhan rebana menandai pembukaan Silatnas LAZISNU Sedunia di Aula lantai 3 Pondok Pesantren Darul Ulum, Paterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026). Agenda ini merupakan bagian dari serangkaian side event Muktamar ke-35 NU yang diadakan LAZISNU PBNU. Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU Riri Khariroh mengatakan, Silatnas melibatkan para penggerak (muharrik) NU Care-LAZISNU dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara.





